Rabu, 10 April 2013

Objek Wisata Cibulan


  

Pernah dengar ga lirik lagu tarling Cirebonan berjudul Cibulan yang dipopulerkan penyanyi Cirebon Diana Sastra? (pasti kalo yang pernah naik bis pantura sering diputer tuh *.* ) cukup menggambarkan bagaimana indahnya kawasan objek wisata Cibulan di Desa Manis Kidul, Kabupaten Kuningan.



Angin gunung sumaliwir (semilirnya angin gunung), banyu bening (air yang jernih), lanang wadon adus-adusan, gede cilik sesenengan (laki-laki dan perempuan serta tua dan muda semuanya bersenang-senang).


Gambaran lirik tersebut memang sangat nyata saat pengunjung berada di kawasan objek wisata Cibulan. Tak hanya menyuguhkan hawa angin pegunungan, letaknya yang cukup strategis karena hanya sekitar 200 meter dari jalan raya Cirebon-Kuningan. Terletak di Desa Manis Kidul Kecamatan Jalaksana, 7 Km dari kota Kuningan ke arah Utara, atau berjarak 28 Km dari Kota Cirebon menuju Selatan. Menjadikan daerah tersebut menjadi pilihan banyak pengunjung untuk melepas penat saat liburan


Asal muasal nama Cibulan dari kata Cai Katimbulan yang berarti air yang timbul . Cai Katimbulan merupakan tempat hilangnya Putri Buyut Manis yang akan dijodohkan dengan Putra Buyut Talaga yang kemudian menghilang di tempat ini karena ketidaksetujuan Kepada Putra Buyut Talaga.


Kisah Kolam Cibulan juga tak lepas dari perjuangan para wali menyebarkan agama Islam ratusan tahun yang lalu di Cirebon. Konon dalam perjuangan mengislamkan daerah Kuningan, maka sampai di daerah Cibulan para wali menemukan sumber mata air yang selanjutnya dijadikan tempat peristirahatan. Selanjutnya dibuatlah kolam dan ditanami ikan kancra bodas.


Sedangkan di sekitar sumur tujuh oleh Prabu Siliwangi dipergunakan sebagai tempat bersemedi. Sumur tersebut juga oleh Prabu Siliwangi dipergunakan untuk keperluan membasuh muka untuk mensucikan diri dan mengheningkan cipta. Sumur tujuh tersebut masing-masing memiliki nama Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Cisandane, Sumur Kemudaan, Sumur Keselamatan, dan Sumur Cirancana.
Di bawah ini urutan ketujuh sumur tersebut.



    
Sumur 1                                                                       Sumur 2


      
Sumur  3                                                                      Sumur 4


    
Sumur 5                                                                    Sumur  6


    
Sumur 7                                                                       Sumur 7


Menurut cerita yang berkembang di kalangan Masyarakat Desa Maniskidul dan masyarakat Kuningan pada umumnya, ikan dewa yang ada di kolam Cibulan ini konon dahulunya adalah prajurit-prajurit yang membangkang atau tidak setia pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi. Singkat cerita, prajurit-prajurit pembangkang tersebut kemudian dikutuk oleh Prabu Siliwangi sehingga menjadi ikan. Konon ikan-ikan dewa ini dari dulu hingga sekarang jumlahnya tidak berkurang maupun bertambah. Apabila kolam dikuras, ikan-ikan ini akan hilang entah kemana, namun saat kolam diisi air, mereka akan kembali lagi dengan jumlah seperti semula. Terlepas dari benar atau tidaknya legenda itu sampai saat ini tidak ada yang berani mengambil ikan ini karena ada kepercayaan bahwa barang siapa yang berani mengganggu ikan-ikan tersebut akan mendapatkan kemalangan.





Pemandangannya pun tidak kalah ajaib. Sesekali, guguran daun-daun yang sudah menguning tertiup angin dan bertaburan di permukaan air kolam yang berwarna hijau, memantulkan bayangan pepohonan. Dan di bawah permukaan air yang bening, puluhan ikan berwarna abu-abu kehitaman berenang ke sana ke mari. Itulah ikan kancra bodas (Cyprinus carpio), yang dikeramatkan oleh masyarakat setempat dengan sebutan Ikan Dewa.



Di Kolam Cibulan juga terdapat mitos tentang adanya kepiting emas (kepiting yang berkulit warna emas), yang tidak bisa dilihat oleh sembarang orang, tetapi bagi orang tertentu yang melihatnya, maka cita-citanya akan terkabul.


Kuatnya sejarah dan kepercayaan masyarakat setempat mnejadikan Kolam Cibulan kini menjadi satu wisata favorit. Apalagi pengunjung bisa berenang dan bermain dengan ikan-ikan keramat yang diyakini bisa menjadi obat segala penyakit.


dari berbagai sumber


2 komentar:

Unknown mengatakan...

inget waktu jaman2 SMP kegiatan olahraga sekaligus pelesiran ke cibulan...
kapan ya bisa ke sana lg...

nunuchaya mengatakan...

ho;oh acara renang dari sekolah kalo ga ke cibulan ke sangkan hurip.
Trims ya buat kunjungannya (sambil mengenang jaman-jaman kecil ) :)

Posting Komentar

 
;